oleh

Menanggung Malu Imbas Kabur Karantina, Rachel Vennya Ikhlas di Bunuh: Gue Pengen Cepat Selesai

citizen.co.id Jakarta – Rachel Vennya merasa sangat shock setelah menjadi tersangka dan terdakwa karena ketahuan kabur karantina. Baginya, dengan kejadian ini ia telah mengalami cobaan begitu hebat dalam hidupnya.

Mantan istri Niko Al Hakim itu menceritakan, saat dia memenuhi panggilan Polda Metro Jaya ada orang-orang yang tak dikenal yang memperlakukannya dengan kasar.

”Setiap gue masuk ke Polda, itu mereka cubit-cubit gue. Terus toyor dari belakang ngasih kata-kata kasar. Biasanya setiap ada orang yang merendahkan gue seperti itu 100 persen pasti gue melawan dan bisa menggila gue melawannya.

Tapi saat itu gue sampai mikir sumpah kalau lo mau bunuh atau tusuk gue saat itu, kaya gue ikhlas gitu,” kata Rachel di kanal Youtubenya.

Calon Suami Ayu Ting Ting Terkuak! Hard Gumay Beberkan Sosoknya

Cerita Marshanda Sempat Lama Konsumsi Obat Penahan Nafsu Makan demi Tetap Kurus

Pada unggahan pertama di kanal Youtube pribadinya setelah kasus itu, ia mengatakan lebih baik orang yang telah memperlakukannya dengan tak baik tersebut menusuknya. ”Mendingan lu tusuk gue aja deh, gue juga pengen ini semua cepat selesai kok,” lanjutnya.

Paska kejadian itu Rachel merasa tertekan dan mencoba tak melihat sosial media dan membaca pemberitaan tentang dirinya. Hal itu dilakukannya agar tak semakin tertekan.

”Terus akhirnya gue lewatin hari-hari gue dengan mencoba tidak melihat sosial media dan tidak melihat berita,” ujarnya.

Tetapi, hal itu urung dilakukannya. Ini karena sejumlah alasan pekerjaan dan beberapa kesepakatan kerjasama yang sudah disepakatinya dengan beberapa pihak. “Tapi ya kerjaan gue tuh harus berjalan gitu. Maksudnya gue ini ada beberapa kerjasama yang harus gue klarifikasi sama mereka,” imbuhnya.

Karena berpikir tentang kelanjutan pekerjaan dan kerjasama dengan banyak pihak, dia akhirnya mendorongnya untuk memberanikan diri untuk keluar rumah.

”Gue harus meeting lagi sama mereka karena ada kejadian gini harus sebaiknya gimana? Ini yang mendorong gue akhirnya harus keluar rumah. Kita harus meeting di luar rumah di suatu restoran,” jelasnya.

Rachel pun menjadi berprasangka buruk kepada semua orang di sekitarnya. Terlebih, orang-orang di luar rumah.

”Saat mereka bisik-bisik itu gue bisa ngerasain vibes mereka bisik-bisik jadi aku itu bener-bener ngerasa mereka lagi ngomongin aku, lagi ngomongin jelek tentang aku, entah fisk aku, entah baju aku, entah aku yang ada di kasus aku, pokoknya semua deh,” keluhnya.

Hal itu membuat pikiran dan fokusnya sanga terganggu. “Pokoknya aku bener-bener nggak bisa fokus sama sekali aku malu banget bener-bener nggak bisa negakin kepala sama sekali gitu,“ imbuhnya.(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed