Persiapan PTM, Disdik Jatim Minta Pihak Sekolah Siapkan Dua Alternatif Pembelajaran

Citizen News Surabaya – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi minta SMA, SMK, dan SLB menyiapkan dua alternatif metode pembelajaran kepada siswanya.

Wahid katakan hal tersebut menimpali rencana pembelajaran tatap muka bagi siswa yang rencananya akan diberlukan mulai 5 Juli 2021 mendatang.

Kebutuhan Pokok, Harga Cabe di Jatim Cukup Stabil

Sebanyak Enam Puluh Delapan Orang Kepala Keluarga Terima BLT DD Tahun Anggaran 2021

Sama dengan kebijakan sebelumnya, selain ofline, pihak sekolah juga diminta menyiapkan pembelajaran online. Alternatif ini untuk siswa yang tidak mendapat izin dari orang tua, untuk ikut pembelajaran tatap muka.


“Mungkin karena orang tua khawatir sehingga mereka tidak mengizinkan anaknya untuk tatap muka, jadi sekolah harus menyiapkan pembejaran daring atau virtual,” kata Wahid, Rabu (26/5/2021).

Dalam pembelajaran tatap muka nanti, lanjut Wahid, kabupaten/kota wajib memtuhi aturan antara lain, jika Kecamatan berstatus zona hijau dan kuning, maka siswa yang boleh masuk, sebanyak maksimal 50%. 8 mata pelajaran, masing masing 30 menit, sehingga total 4 jam, dengan istirahat 15 menit.

“Diharapkan mereka semua membawa bekal dari rumah, karena kantin belum diizinkan buka, jadi kalau istirahat mereka teteap dalam kelas tidak keluar untuk beli makan atau minum,” ungkapnya.


Sebelumnya juga, lanjut Wahid, berharap Dinas Kesehatan Jatim agar memasifkan vaksinasi untuk para guru SMA, SMK dan SLB hingga 100 persen.

“Kami berharap kepada jajaran Dinkes Jatim pada Bulan Mei 2021 atau Juni 2021, tenaga pendidik dan guru 100 persen sudah divaksinasi 2 kali. Supaya pendidiknya sehat, psikologis masyarakat bisa menerima pembelajaran tatap muka dengan tenang. Sehingga rencana kami tatap muka pada awal tahun ajaran 2021/2022 yaitu pada 5 Juli 2021 dapat berjalan aman,” tambahnya.(cz/tok)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*